Sepanjang Hayat Dikandung Badan

Sepanjang Hayat Dikandung Badan

Ruang utama kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Vancouver hari Senin sore, 8 Juli 2019, semarak dengan bahasa yang tak lazim terdengar di situ. Instruksi verbal non diplomatik, seperti, โ€˜Agem kiri, Sledet, Tapak Sirang, Nyeregsegโ€™ bertaburan dan dipatuhi serius oleh sekitar 20 orang yang berjajar

Dua Hari Keliling Dunia

Dua Hari Keliling Dunia

Tak perlu bersusah payah seperti Phileas Fogg, karakter utama sebuah novel klasik berjudul Around The World in Eighty Days karya jenial sastrawan Perancis Jules Verne, di tahun 1873, untuk menyambangi Nepal, Zambia dan Scotland sekaligus dalam sekejap atau mereguk Merengadas, minuman semacam milkshake khas Venezuela

Lawatan Menuju Intisari Kehidupan

Lawatan Menuju Intisari Kehidupan

Suatu peristiwa membanggakan terjadi tanggal 7 November 2003 ketika UNESCO secara resmi memasukkan Wayang Kulit Indonesia sebagai Karya Agung Budaya Dunia – Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity.

Njlungup, Tikusruk, Tatungkuik, Tukkap, Tasarudup atau Nyonglet?

Njlungup, Tikusruk, Tatungkuik, Tukkap, Tasarudup atau Nyonglet?

Jatuh tak melulu soal cinta. Di dunia bisnis, bisa berarti bangkrut. Untuk urusan karir atau mata uang, artinya merosot. Di keseharian, kata jatuh di Indonesia memang memiliki banyak nama lain, tergantung situasi dan kondisi yang melingkupi peristiwanya. Apabila ditambah dengan keragaman bahasa daerah, maka keadaan

Berjumpa Marc, Gerry, Patrick dan Baggy

Berjumpa Marc, Gerry, Patrick dan Baggy

Siang yang terik. Lima puluh murid sekolah dasar, dikawal beberapa orang guru, berlari-larian riang menuju Haida House, replika rumah penduduk asli (first nation) benua Amerika di belakang bangunan utama Museum of Anthropology, University of British Columbia.

Lagu Cinta Selamanya

Lagu Cinta Selamanya

Menandanginya sebelum pagelaran konser bertajuk Vibrasi Bali: Music for Gamelan and Chamber Ensemble with Gita Asmara and Guests di ruang utama Roundhouse Community Arts & Recreation Centre, di seputaran area Yaletown pada pertengahan bulan Mei kemarin, Pak Michael Tenzer mengisahkan awal โ€œpertemuannyaโ€ dengan gamelan Bali.

Kembali