Didi Kempot: Perayaan Patah Hati

Didi Kempot: Perayaan Patah Hati

Sore hari di kaki Gunung Api Purba Nglanggeran, desa Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, tahun 2013. Sebuah acara digelar. Didi Kempot, penyanyi spesialis lagu-lagu bahasa Jawa, tampil sebagai bintang tamu. Usai bernyanyi, ia berujar beroleh buah pikiran dari hawa sejuk kawasan ekowisata itu. Tak lama,

JAJAN PASAR – Bagian Tiga

JAJAN PASAR – Bagian Tiga

Terdapat 2 karakteristik Jajan Pasar.  Pertama yaitu bahan pembuatannya yang “itu-itu” saja; jagung, singkong, ubi, ketan, kelapa, pisang, gula kelapa. Semuanya mengenyangkan. Bisa dijadikan pengganti nasi.

JAJAN PASAR – Bagian Dua

JAJAN PASAR – Bagian Dua

Jajan Pasar teramat pekat dengan tradisi setempat.  Di balik kebersahajaannya, tersemat nilai istimewa karena selalu menjadi bagian dari ritual perlintasan (rite of passage) hidup manusia, seperti kelahiran, pernikahan dan kehamilan.

Mimi dan Mintuno

Mimi dan Mintuno

Kerapkali tersebar ucapan berisi pengharapan baik untuk sepasang pengantin, pada sebuah perhelatan pernikahan di Indonesia, khususnya dalam adat Jawa, “Mudah-mudahan langgeng senantiasa seperti Mimi dan Mintuno”.

Bukan Sekadar Membangun Jembatan

Bukan Sekadar Membangun Jembatan

Para perempuan Indonesia yang menjadi pemimpin organisasi perempuan di seluruh wilayah Nusantara berkumpul di Yogyakarta. Menyatukan pandangan dan semangat untuk terlibat dalam berbagai aspek pembangunan bangsa, mengupayakan perbaikan gizi serta kesehatan ibu dan bayi, memikirkan pencegahan pernikahan usia dini bagi perempuan, membendung perdagangan anak-anak dan

Obrolan Kemitraan Lintas Wilayah dengan Sisipan Mie Bakso

Obrolan Kemitraan Lintas Wilayah dengan Sisipan Mie Bakso

Para Menteri Luar Negeri dari 5 negara, yaitu Mexico, Indonesia, Korea, Turkey dan Australia melakukan diskusi informal di sela-sela Konferensi Menteri Luar Negeri dari negara-negara anggota G20 di Los Cabos, Mexico, 2012. Pembicaraan yang berbuah kesepakatan untuk menjalin kemitraan lintas wilayah (cross-regional partnership) tersebut kemudian

Babad Pencak Silat

Babad Pencak Silat

Ditengarai telah menyebar di Indonesia semenjak abad ke 7, kini Pencak Silat mengukir babad (sejarah) baru dengan dikukuhkannya sebagai The Intangible Cultural Heritage of Humanity – Warisan Budaya Tak Benda Untuk Kemanusiaan oleh UNESCO (The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) pada 14th UNESCO

Kembali