Merawat Tradisi Lewat Tourtière

Merawat Tradisi Lewat Tourtière

Bagi Québécois, sebutan untuk penduduk Quebec — propinsi di bagian Timur Canada, Musim Dingin berarti saatnya menghidangkan Tourtière. Penganan semacam pie berisi daging cincang berselimut kulit terigu renyah dengan rasa mentega yang khas. 

Beberapa pengamat sejarah kuliner bersepakat bahwa Tourtière, barangkali, terkait erat dengan La Patina, pie dari abad ke 5 yang dibuat dalam kuali perunggu.

Namun Québécois mempunyai sejarahnya sendiri, di mana Tourtière memiliki akar yang kuat sebagai bagian dari perayaan Natal sejak berabad-abad lalu. Kisahnya bermula sekitar tahun 1600-an. Seusai menghadiri Misa tengah malam di Malam Natal, biasanya Québécois mengadakan Réveillon, pesta larut malam yang sangat meriah. Bentuk kultur yang dibawa dari benua Eropa. Makanan-makanan terenak serta minuman-minuman terbaik terhampar di meja lebar di tengah ruangan. Suguhan berbahan dasar ikan, unggas, aneka daging serta pencuci mulut mewah disantap beramai-ramai. Tourtière tampil sebagai hidangan utama dalam kuali besi yang besar dengan potongan daging berbentuk dadu dari hewan-hewan liar di hutan, seperti kelinci, rusa dan babi hutan bercampur bawang dan kentang.

Tourti̬re РPhoto by Pinky Brotodiningrat

Sejak itu Tourtière hidup dalam rumah tangga Québécois dari jaman ke jaman, dari generasi ke generasi. Resep mungkin berbeda. Namun bahan dasarnya tetap sama, yaitu adonan terigu dibentuk cangkang (shell) lalu diisi daging cincang yang sudah dimasak terlebih dulu dengan bawang, kentang dan bumbu-bumbu, kemudian dipanggang dalam oven. Bumbu-bumbu pun bisa mengalami modifikasi, tetapi pala, cengkeh, kayumanis dan all spice tak boleh ditinggalkan, sebab itulah pembeda dengan pie sejenis lainnya. 

Adapun nama Tourtière, berasal dari nama burung sejenis merpati, yaitu Tourte. Awalnya Tourtière memang dimasak menggunakan daging burung ini. Karenanya Tourtière menjadi istimewa sebab tidak mudah mendapat daging burung Tourte, sehingga Tourtière hanya muncul sebagai jamuan di Musim Dingin.

Kini Tourtière berwujud semakin beragam; Tourtière Spring Rolls, Tourtière Phyllo Triangles atau Bite-Sized Tourtière disandingkan bersama Dijon Mustard, Pomegranate Jelly atau Chili Sauce.

Entah mengapa, rasanya Tourtière tak banyak dijumpai di restoran dan café di Canada.

Tak perlu berkecil hati, apabila ingin mencicipi Tourtière, bisa singgah di The Secret Garden Tea Company, sebuah restoran yang berkonsep menghidupkan tradisi, di 2138 W 40th Ave, Vancouver, BC V6M 3W7

Tourtière yang hanya hadir di bulan Desember ini dimasak dengan panduan dan resep khusus dari Lysanne Sweeney, Kitchen Manager pada restoran tersebut yang memang seorang Québécois

“Tourtière di sini terbuat dari daging sapi cincang, disajikan dengan home made smokey ketchup. Ini adalah sebuah warisan berharga turun-temurun dan kami senang menghadirkannya untuk para pengunjung sebagai cara kami merawat tradisi”.

Cover photo: Secret Garden Tea Company

Back to Top