Lagu Pengantar Tidur

Lagu Pengantar Tidur

Tidur itu penting. Sama pentingnya dengan mengatur pola makan dan berolahraga teratur. Bahkan dalam jangka pendek, dikatakan bahwa kurang tidur jauh lebih buruk ketimbang kurang makan. 

Para ilmuwan sepakat mengenai hormon norepinephrine yang bernama lain noradrenaline sebagai salah satu yang bertanggung jawab dalam menghambat lelapnya tidur seseorang.  Hormon tersebut memiliki fungsi secara umum untuk memobilisasi otak dan tubuh dalam melakukan suatu tindakan. Pelepasan hormon ini pada level terendahnya, terjadi saat manusia tidur. Dapat menunjukkan peningkatan saat manusia terjaga dan mencapai level tertinggi saat menghadapi stress atau bahaya. Pada saat manusia merasa perlu mencari cara terbaik untuk menangkal stress atau bahaya tersebut.

Hormon norepinephrine atau noradrenalin dibutuhkan agar fokus terhadap sesuatu. Namun bisa berubah menjadi β€œpengganggu” apabila terlalu banyak dalam sistem otak sehingga menghalangi seseorang mendapatkan tidur yang berkualitas. 

Di sinilah musik berperan. Musik, ternyata, dapat membantu mengurangi kadar noradrenalin. Telah terbukti secara ilmiah mengenai keberhasilan mendengarkan musik selama 45 menit menjelang waktu tidur. Musik, secara signifikan, meningkatkan kualitas tidur serta mengurangi gejala depresi. Meskipun lagu berirama lambat dan syahdu, barangkali, merupakan pilihan terbaik, akan tetapi pilihan jenis musik tetaplah preferensi pribadi. Jazz, Rock, Blues, Pop, Gamelan Jawa, Gamelan Bali, Gamelan Sunda, Keroncong, Dangdut, Klasik, semuanya sah-sah saja. 

Setelah terbiasa mengintegrasikan musik ke dalam rutinitas waktu tidur, pertahankanlah. Lama kelamaan dapat menjadi isyarat pada tubuh agar bersiap untuk rileks dan memejamkan mata. Tidur nyenyak.  

Di malam hari, idealnya, dibutuhkan 10-15 menit untuk bisa benar-benar tertidur. Belum bisa juga? Berikut adalah pilihan lagu-lagu pengantar tidur, rangkuman berbagai sumber:

Back to Top