JAJAN PASAR – Bagian Dua

JAJAN PASAR – Bagian Dua

Jajan Pasar teramat pekat dengan tradisi setempat. 

Di balik kebersahajaannya, tersemat nilai istimewa karena selalu menjadi bagian dari ritual perlintasan (rite of passage) hidup manusia, seperti kelahiran, pernikahan dan kehamilan.

Semisal Bubur Sumsum yang biasanya hadir pada hajatan usai pernikahan. 

Dimaknai sekaligus diyakini bisa mengusir kelelahan setelah acara. Diberi nama Sumsum, mengacu pada โ€œisi tulangโ€ manusia. Maka menikmati lembutnya, dapat memulihkan tenaga seketika.

Berikut adalah resep-resep gampang beragam Bubur dalam Jajan Pasar yang bahan-bahannya mudah didapat meskipun sedang berada di luar Indonesia. 

Selamat mencoba!

Bubur Ubi Mutiara

Bahan:

  • 300 gr ubi, bersihkan, potong dadu
  • 300 gr talas (taro), potong dadu
  • 1000 cc santan, bagi 2 menjadi 600 cc dan 400 cc
  • 100 gr gula pasir 
  • ยฝ sendok teh garam (atau sesuai selera)
  • 2 lembar daun pandan
  • 50 gr tepung sagu, cairkan dengan sedikit air
  • 100 gr sagu mutiara, rebus terlebih dulu hingga matang

Cara Membuat:

  • Kukus ubi dan talas hingga matang, angkat, sisihkan.
  • Didihkan 600 cc santan bersama gula, garam dan daun pandan.
  • Masukkan potongan ubi dan talas.
  • Tuangkan 400 cc santan.
  • Masak sampai mendidih
  • Terakhir masukkan tepung sagu yang telah dicairkan dan sagu mutiara yang sudah direbus.
  • Aduk rata.
  • Angkat. Sajikan. 

Bubur Ketan Hitam

Bahan:

  • 200 gr beras ketan hitam, rendam semalaman terlebih dulu
  • 2500 cc air untuk merebus
  • 200 gr gula pasir
  • 6 lembar daun pandan 
  • 600 cc santan
  • 1 sendok teh garam (atau sesuai selera)

Cara Membuat:

  • Tiriskan beras ketan hitam yang sudah direndam semalaman.
  • Rebus dengan 2500 cc air. Aduk-aduk hingga mengental menjadi bubur.
  • Setelah melunak, masukkan gula dan 3 lembar daun pandan.
  • Masak terus sampai ketan serta gula tercampur rata dan matang.
  • Angkat.
  • Sajikan dengan kuah santan.

Cara Membuat Kuah Santan:

  • Rebus santan dengan garam dan 3 lembar daun pandan, sampai mendidih.
  • Aduk-aduk agar santan tidak pecah.
  • Angkat setelah mendidih.

Bubur Biji Salak

Bahan:

  • 500 gr ubi merah, kukus terlebih dulu lalu haluskan
  • 100 gr tepung sagu
  • ยฝ sendok teh garam (atau sesuai selera)
  • 1 sendok makan tepung sagu, larutkan dengan sedikit air
  • 150 gr gula kelapa, serut halus
  • 950 cc air bagi 2 menjadi 150 cc dan 800 cc
  • 200 cc santan
  • 1 lembar daun pandan

Cara Membuat:

  • Campur ubi (yang telah dikukus dan dihaluskan) dengan tepung sagu serta garam
  • Aduk rata.
  • Bentuk bulat-bulat sebesar biji salak.
  • Masak gula merah dengan 150 cc air hingga mendidih. Angkat dan saring.
  • Rebus 800 cc air, masukkan rebusan gula merah, masak sampai mendidih.
  • Masukkan bulatan-bulatan ubi.
  • Masak hingga matang.
  • Tuang larutan tepung sagu. Masak terus sambil diaduk hingga mengental.
  • Angkat. Sajikan dengan kuah santan.

Cara Membuat Kuah Santan:

  • Rebus santan bersama daun pandan dan garam.
  • Aduk terus sampai mendidih.
  • Angkat.

Bubur Jagung 

Bahan:

  • 400 gr jagung, pipil (memisahkan biji jagung dari bonggolnya), blender kasar
  • 600 cc santan
  • 100 gr gula pasir
  • ยฝ sendok teh garam (atau sesuai selera)
  • 2 sendok teh tepung sagu, larutkan dengan sedikit air
Baca juga:  Enam Puluh Ribu Lebih Kata-Kata di Vancouver

Cara Membuat: 

  • Rebus santan, jagung dan gula pasir sekaligus.
  • Aduk-aduk sampai mendidih.
  • Masukkan larutan tepung sagu. Masak lagi hingga mengental dan mendidih.
  • Angkat. Sajikan.
Upacara Mitoni: perayaan adat bagi seorang calon Ibu di usia kehamilan 7 bulan supaya proses kelahiran berjalan mudah dan lancar.
Upacara Tarapan: ritus adat mengantarkan anak perempuan yang memasuki usia remaja dengan ditandai menstruasi pertamanya, agar selamat dan bahagia di kehidupannya.

Bubur Sumsum

Bahan:

  • 250 gr tepung beras
  • 400 cc santan
  • 1 sendok teh garam (atau sesuai selera)
  • 1 lembar daun pandan
  • 200 gr gula kelapa, serut halus
  • 300 cc air
  • 75 gr gula pasir

Cara Membuat:

  • Masak tepung beras dengan santan, garam dan daun pandan hingga mengental.
  • Angkat. Sajikan dengan siraman kuah gula kelapa.

Cara Membuat Kuah Gula Kelapa:

  • Rebus gula merah, gula pasir dan air sampai mendidih.
  • Angkat. Saring.
  • Masak lagi hingga mengental 

Bubur Kacang Hijau

Bahan:

  • 250 gr kacang hijau, cuci bersih dan rendam selama 1 jam
  • 1500 cc air, bagi 2 menjadi 1000 cc dan 500 cc air
  • 100 gr gula kelapa, serut halus
  • 200 cc santan
  • 4 sendok makan gula pasir
  • 1 sendok teh garam (atau sesuai selera)
  • 2 cm jahe, geprek
  • 2 lembar daun pandan

Cara Membuat:

  • Rebus kacang hijau dengan 1000 cc air sampai matang dan empuk. 
  • Dalam panci berbeda, rebus gula kelapa dan gula pasir dengan 500 cc air hingga larut dan mendidih.
  • Saring air rebusan gula kelapa dan gula pasir, lalu tuang ke dalam rebusan kacang hijau.
  • Tambahkan santan, daun pandan, jahe dan garam.
  • Masak hingga mendidih dan matang.
  • Angkat. Sajikan selagi hangat. 

Bubur Sagu Mutiara

Bahan:

  • 250 gr sagu mutiara
  • 1500 cc air, bagi 2 menjadi 1000 cc dan 500 cc
  • 200 gr gula pasir
  • 3 lembar daun pandan
  • 300 cc santan
  • ยฝ sendok teh garam (atau sesuai selera)

Cara Membuat: 

  • Rendam sagu mutiara dalam 1000 cc air selama 1 jam
  • Rebus 500 cc air bersama 2 lembar daun pandan dan gula pasir sampai mendidih.
  • Tuang sagu mutiara yang sudah direndam. 
  • Masak sampai mendidih dan mengental. Angkat. Sajikan dengan kuah santan.

Cara Membuat Kuah Santan:

  • Rebus santan dengan 1 lembar daun pandan dan garam sampai mendidih.
  • Aduk-aduk terus agar santan tidak pecah.

Bubur Grandul/Bubur Candil

Bahan:

  • 100 gr tepung ketan, bagi 2, masing-masing 100 gr
  • 200 gr tepung beras
  • 2000 cc air, bagi 4 menjadi 200 cc, 800 cc, 750 cc, 250 cc
  • 300 gr gula kelapa, serut halus
  • 500 cc santan
  • Garam secukupnya
  • 2 lembar daun pandan

Cara Membuat:

  • Campur tepung ketan dan 100 gr tepung beras. 
  • Beri 200 cc air yang dituang sedikit demi sedikit sambil menguleni campuran tepung ketan dan tepung beras tersebut, hingga adonan dapat dibentuk menjadi bulatan-bulatan kecil.
  • Didihkan 800 cc air. 
  • Masukkan adonan bulatan-bulatan tersebut. Masak hingga matang dan bulatan-bulatan itu terapung.
  • Angkat. Tiriskan. Buang airnya.
  • Masak gula kelapa dengan 750 cc air sampai gula larut. Angkat. Saring.
  • Larutkan 100 gr tepung beras dengan 250 cc air. 
  • Tuang ke dalam air gula yang sudah direbus, sedikit demi sedikit.
  • Masak dengan api kecil sampai mengental.
  • Masukkan bulatan-bulatan yang sudah direbus. Masak sebentar hingga gula meresap. 
  • Angkat. Sajikan dengan kuah santan.

Cara Membuat Kuah Santan:

  • Rebus santan dengan garam dan daun pandan.
  • Aduk terus hingga mendidih. Angkat.

Foto oleh Trisaptanti Asri

Back to Top